Pekanbaru - -, Ribuan guru di Kabupaten Kuantan Singingi turun ke jalan dan mendatangi kantor bupati serta DPRD setempat, Rabu, 11 Januari 2017. Dalam demonstrasi yg selesai pada petang hari, para guru menuntut pembayaran tunjangan profesi guru (TPG).
Syamsudin, seorang perwakilan guru menyampaikan, TPG ribuan guru di kabupaten pemekaran Indragiri Hulu itu belum juga dibayar selama 4 bulan. "Sudah sejak September hingga Desember tahun lalu, tunjangan guru tidak dibayarkan," kata Syamsudin.
Ribuan guru ini mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam menyejahterakan pendidik. Pasalnya, tunjangan tersebut diperlukan bagi memenuhi kebutuhan hidup.
"Berikan apa yg menjadi hak para guru," kata Syamsudin.
Di depan gedung DPRD Kuansing, ribuan guru ini meminta perwakilan rakyat mengawasi ketat dana sertifikasi maupun non-sertifikasi. Pengawasan juga diminta dikerjakan secara profesional tanpa memandang dari naungan mana honorer tersebut.
"Jangan pernah bedakan guru tenaga honorer. Semuanya sama dan juga mendidik serta berusaha mencerdaskan anak bangsa," kata Syamsudin.
Selain itu, ribuan massa aksi ini juga meminta kepada penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut tuntas tentang uang sertifikasi guru dan non-sertifikasi.
"Kemudian meminta kepada pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Kuansing berpihak kepada guru dalam semua konsekuensinya dan melindungi serta memperjuangkan hak-hak guru," kata Syamsudin.
Aksi itu dipastikan membuat kegiatan pendidikan di Kuansing lumpuh. Pasalnya, ribuan guru pada pukul 08.30 WIB telah berkumpul di Lapangan Limono Taluk Kuatan, Kabupaten Kuansing.
Para pengunjuk rasa di sambut segera oleh Wakil Bupati Kuansing, Halim, didampingi oleh Sekda Kuansing Drs H Muharman dan para pejabat teras lainnya.
Kepada pendemo, Halim mengaku prihatin kepada para guru karena hingga ketika ini belum menerima uang TPG tersebut. Dia mengaku tak mengetahui permasalahan ini karena baru menjabat 6 bulan.
"Permasalah ini mulai disampaikan ke Sekda Kuansing," kata dia.
Sekda Kuansing Muharman menjelaskan, dana sertifikasi tetap mulai dibayarkan. Hanya saja ditunda bagi sementara karena kas daerah dinyatakannya masih kosong.
,"Apabila tahun 2017 dianggarkan mulai dibayarkan sertifikasi tersebut," janji Muharman.
Dalam kesempatan ini, Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang menyatakan bakal memproses permasalahan tersebut apabila terdapat pelanggaran hukum.
"Polri mulai panggil seluruh pihak yg terlibat baik yg memakai hingga yg mencairkan dana TPG tersebut," ujar Dasuki.
Gaji ratusan aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Sumatera Barat bidang pendidikan yg dialihkan dari kabupaten/kota ke provinsi sesuai perubahan kewenangan masih tertahan karena surat keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terlambat.
"SK BKN tentang pengalihan status dari ASN kabupaten/kota ke provinsi belum diterima, karena itu gaji juga agak terlambat," kata Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman, di Padang, dilansir Antara, Kamis (12/1/2017).
Ia menyampaikan dari 12 ribu lebih ASN bidang pendidikan yg pindah ke provinsi, terdapat sekitar 500-an yg belum menerima gaji karena masalah SK itu. Dia meminta agar ASN tersebut tak cemas karena proses penerbitan SK BKN sedang berjalan.
"Mudah-mudahan secepatnya selesai," kata dia lagi.
Sekretaris Provinsi Sumbar Ali Asmar menyampaikan keterlambatan penerbitan SK BKN itu berkaitan juga dengan masalah administrasi kepegawaian di daerah yg belum maksimal dan perlu dibenahi.
"Akibat tak maksimal administrasi kepegawaian tersebut adalah keterlambatan penerimaan gaji," tutur dia.
Menurut dia, administrasi kepegawaian itu, terutama yg pindah dari kabupaten dan kota ke provinsi sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, nanti juga mulai menjadi rujukan buat provinsi buat pembayaran gaji dan tunjangan.
"Kami sedang memproses dua daerah yg administrasi pegawainya ada perubahan dari SK BKN," kata Burhasman.
Source : liputan6.com
Terimakasih sudah membaca: Tunjangan Profesi Nunggak 4 Bulan, Ribuan Guru Turun ke Jalan

Berkomentarlah yang baik sopan dan relevan,jangan menyimpang dari topik !!!