Jakarta, Gianluigi Donnarumma, kiper AC Milan yg selama ini digadang-gadang kiper muda berbakat, melakukan kesalahan fatal. Gara-gara itu, Milan pun gagal membawa poin penuh.
Donnaruma melakukan blunder ketika Milan bertanding melawan Pescara pada Minggu, 2 April 2017. Pada pertandingan itu, penjaga gawang yg masih berusia 18 tahun itu gagal menerima backpass dari Gabriel Paletta pada menit ke-12. Hal itu pun membuat Pescara tanpa harus bersusah payah mendapatkan keunggulan atas Milan.
“Saya meminta maaf pada kesalahan yg berujung gol. Namun, aku mulai tetap berdiri tegak, itu juga yg membuat aku tumbuh," kata Donnarumma.
Blunder memang mampu dikerjakan pemain di level apapun. Begitu juga pemain muda, dan itu mampu dimengerti karena yaitu bagian dari pembelajarannya bagi masa depan.
Blunder itu tidak ubahnya kesialan dalam sepakbola. Atau mampu juga ditentukan dengan faktor yang lain seperti sifat yg gampang panik, atau tak tahan dengan tekanan pertandingan.
Donnarumma bukan satu-satunya kiper yg melakukan kesalahan. Namun, blunder juga acapkali menyasar kiper-kiper yg namanya telah cukup populer di Eropa dan dunia.
Kiper Timnas Inggris Joe Hart juga pernah melakukan blunder ketika membela Torino. Melawan Atalanta, Hart melakukan blunder hingga Torino kalah 1-2. Kesalahan kembali terulang kala tim imbang 2-2 kontra Inter Milan.
Blunder pertama ia lakukan ketika gagal menepis bola sepakan Geoffrey Kondogbia. Si kulit bundar pun bergulir ke dalam gawang.
Begitu juga gol kedua ketika Hart keluar dari sarangnya, tetapi salah membuat perhitungan. Hart salah mengantisipasi. Bola justru menuju kaki Antonio Candreva yg menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Kiper Bayern Muenchen, Manuel Neuer, terus masuk dalam daftar kandidat kiper terbaik dunia tiap musimnya. Namun, seperti pepatah tidak ada manusia yg sempurna. Neuer pun juga pernah melakukan blunder.
Uniknya, kesaalahan Neuer terus terjadi cuma saat melawan sesuatu klub Bundesliga, Jerman, Borussia Monchengladbach.
Dari seluruh blundernya melawan Gladbach, kesalahannya di musim 2014/15 yaitu yg terparah. Mencoba menepis tendangan Raffael yg tiba mendatar, Neuer menebaknya dengan tepat dan bisa menghentikannya.
Tapi tendangan striker yang berasal Brasil itu seakan bergulir kencang seperti peluru hingga kekuatan tangan Neuer tidak kuasa membendungnya dan bola masuk ke dalam gawang. Bayern pun kalah 0-2 di laga itu.
Neuer seperti dikutuk saat melawan Gladbach sejak ia masih berseragam Schalke hingga Bayern Munchen. Kecuali musim 2013/14, Neuer terus melakukan blunder sejak musim 2009/10 hingga 2014/15.
Karier kiper berpaspor Spanyol ini, sangat menanjak ketika membela Barcelona pada musim 2002-2014. Valdes sangat kokoh menjaga gawangnya dari gempuran lawan. Namun, dalam dua pertandngan Valdes juga pernah melakukan blunder.
Kesalahan Valdes terjadi saat timnya Middlesbrough bertemu Manchester United pada pertandingan Liga Inggris. Saat ketinggalan 1-2 dari MU, momentum dimiliki Boro bagi menyamakan kedudukan..
Di tengah harapan tinggi itu, Valdes justru merusaknya. Ia gagal mengontrol bola back pass dan bola disambar Antonio Valencia yg membunuh pertandingan dengan golnya.
Valdes pernah melakukan blunder ketika melawan Real Madrid di Copa del Rey 2012. Namun, beruntung timnya masih dapat membawa pulang kemenangan.
Source : liputan6.com
Terimakasih sudah membaca: 3 Kiper yang Pernah Melakukan Kesalahan Memalukan

Berkomentarlah yang baik sopan dan relevan,jangan menyimpang dari topik !!!