idaraya

Warga Kembali Protes Sabda Raja Yogyakarta

Warga Kembali Protes Sabda Raja Yogyakarta

Yogyakarta -, Tidak cuma Keraton Surakarta yg ramai dengan persoalan internal, Keraton Yogyakarta juga kembali digoyang terkait pergantian nama dan gelar Raja Yogyakarta melalui Sabda Raja setelah hampir sesuatu tahun berlalu.

Sejumlah elemen dari pejuang keistimewaan dan kelompok agama yg berjumlah 50 orang menyuarakan protes itu. Mereka melakukan aksi Tapa Pepe di antara beberapa pohon beringin di Alun-alun Utara Yogyakarta dengan menghadap ke Keraton Yogyakarta pada Rabu sore, 26 April 2017.

Koordinator aksi Tapa Pepe, Abdul Muhaimin, menyampaikan aksi itu dikerjakan bagi mengingatkan dan mendoakan Sri Sultan agar sadar dengan langkah mengganti nama dan gelar yg dianggap tak tepat.

"Aksi Tapa Pepe ini bukan buat melawan. Kami tak milik pretensi buat perlawanan," ujarnya.

Tapa Pepe dikerjakan dengan duduk dan menunjukkan gambar Sri Sultan Hamengku Buwono I hingga Hamengku Buwono IX, juga Panembahan Senopati. Sikap itu memamerkan penolakan atas pergantian nama Hamengku Buwono menjadi Hamengku Bawono X yg dinilai menabrak paugeran--aturan internal keraton.

Muhaimin mengatakan, sebagai raja Sri Sultan seharusnya menjadi pemelihara paugeran. "Kita berharap ada kesadaran dan kesepakatan seluruh rayi dalem (kerabat internal keraton) buat mengikuti paugeran," kata dia.

Menjelang akhir aksi, para pejuang keistimewaan itu kembali menyuarakan sejumlah janji pribadi yg disampaikan Herjuno Darapito, nama kecil Raja Yogyakarta itu, sebelum bertakhta.

Janji itu di antaranya tak mempunyai iri dan dengki dengan orang lain, merengkuh orang yang lain meski tak senang, tak melanggar paugeran, berani menyampaikan yg benar itu benar dan yg salah itu salah, serta tak memiliki ambisi selain kesejahteraan rakyat.

Namun, janji tak melanggar paugeran itu nyatanya, menurut Muhaimin, dilanggar Sultan sendiri lewat Sabda Raja yg disampaikan pada medio 2015. Sabda Raja itu berisi perubahan gelar Sultan yg sebelumnya 'Ngarso Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Ngalaga Ngabdurrakhman Sayidin Panatagama Khalifatullah Ingkang Jumeneng Kaping Sedasa Ing Ngayogyakarta Hadiningrat' menjadi 'Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem ingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengku Bawono ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ing Mataram Senopati ing Ngalaga Langgenging Bawono Langgeng Langgenging Tata Panatagama'.



Source : liputan6.com

Terimakasih sudah membaca: Warga Kembali Protes Sabda Raja Yogyakarta

idaraya

Share this

Berkomentarlah yang baik sopan dan relevan,jangan menyimpang dari topik !!!

list emo
Terimakasih atas komentar Anda di " Warga Kembali Protes Sabda Raja Yogyakarta "