idaraya

Tersangka Kasus Diksar Mapala UII Muntah-Muntah Selama Diperiksa

Tersangka Kasus Diksar Mapala UII Muntah-Muntah Selama Diperiksa

Karanganyar -, Penyidik Polres Karanganyar menjemput paksa tiga dari enam tersangka baru perkara penganiayaan Diksar Mapala UII yg menyebabkan tiga‎ peserta meninggal dunia. Namun, seorang tersangka berinisial NAI harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar.

Pantauan , sejumlah petugas polisi dari satuan Sabhara Polres Karanganyar berjaga di kamar Nomor 19 Bangsal Mawar 2 RSUD Karanganyar. Kamar tersebut yaitu ruang perawatan NAI. Ia satu-satunya perempuan dari enam tersangka baru yg ditetapkan sebagai tersangka baru masalah diksar maut Mapala UII.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak menyampaikan NAI bersama rekannya HS dan TAR yg dijemput paksa penyidik, datang di Mapolres Karanganyar pada Minggu malam, 21 Mei 2017. Setelah itu, penyidik segera memeriksa para tersangka. Di tengah pemeriksaan, keadaan NAI memburuk.

"Karena kondisinya kurang baik, tersangka NAI dibawa ke RS PKU Papahan, Karanganyar. Untuk mendapatkan perawatan intensif, NAI segera dirujuk ke RSUD Karanganyar pada Senin dinihari sekitar pukul 02.00 WIB," kata dia di Karanganyar, Senin (22/5/2017).

Terpisah, Kaurkes Polres Karanganyar, Iptu Sukarno menyampaikan NAI dirawat ke rumah sakit karena yg bersangkutan mengalami muntah berkali-kali. Ia diketahui mengalami muntah-muntah usai ditangkap di Yogyakarta hingga ketika datang di Mapolres Karanganyar.

"Waktu itu datang di Mapolres Karanganyar sekitar pukul 24.00 WIB dan NAI tetap muntah selalu sehingga tim media polres segera memberikan obat," kata dia.

Setelah ditunggu selama beberapa jam, tersangka perempuan kasus Diksar Mapala UII itu tetap mengalami muntah-muntah. Melihat keadaan terebut, pihak tim media Polres Karanganyar segera merujuk NAI bagi dirawat di RSUD Karanganyar.

"Pagi ini, kondisinya telah berangsur membaik tak seperti malam tadi yg sebentar-sebentar muntah. Kalau sekarang telah berkurang muntahnya," ujarnya.

Hasil diagnosis tim medis yg menanganinya memamerkan NAI tak menderita penyakit yg serius. Tersangka cuma mengalami tekanan psikis setelah ditangkap dan menjalani pemeriksaan. Tekanan darahnya juga diketahui normal dengan angka 120/80.

"Kalau badan lemas itu disebabkan hilangnya cairan yg banyak karena sebentar-sebentar muntah. Sekarang telah membaik, diajak komunikasi baik dan lancar.‎ Biarkan NAI istirahat lalu biar langsung sembuh," ucap Ade.



Source : liputan6.com

Terimakasih sudah membaca: Tersangka Kasus Diksar Mapala UII Muntah-Muntah Selama Diperiksa

idaraya

Share this

Berkomentarlah yang baik sopan dan relevan,jangan menyimpang dari topik !!!

list emo
Terimakasih atas komentar Anda di " Tersangka Kasus Diksar Mapala UII Muntah-Muntah Selama Diperiksa "